Dua orang petinggi PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) kompak menambah porsi kepemilikan sahamnya di perseroan.

Direktur SIDO Irwan Hidayat dan Komisaris SIDO Johan Hidayat tercatat memborong sebanyak total 3 juta lembar saham SIDO dengan transaksi pada 12 dan 13 Maret 2026.

Adapun harga pembelian saham SIDO di kisaran Rp 510–Rp 515 per saham, sehingga keduanya diperkirakan merogoh dana lebih dari Rp 1,5 miliar.

“Tujuan transaksi adalah untuk investasi dengan status kepemilikan saham secara langsung,” kata manajemen dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Selasa (24/3/2026).

Tercatat, Irwan Hidayat pada 12 Maret 2026, membeli 1 juta saham SIDO di harga Rp 515 per lembar dengan nilai Rp 515 juta.

Keesokan harinya, dia kembali membeli sebanyak 522.800 saham SIDO di harga Rp 515 senilai Rp 269,24 juta, serta 477.200 saham di harga Rp 510 dengan nilai Rp 243,37 juta.

Secara total, Irwan mengantongi sebanyak 2 juta saham SIDO dengan total nilai transaksi mencapai Rp 1,02 miliar.

Kemudian, kepemilikan saham SIDO yang digenggam Irwan meningkat menjadi 3.279.400 lembar atau setara 0,011%, dari sebelumnya 1.279.400 saham atau 0,004%.

Sementara itu, Johan Hidayat membeli total sebanyak 1 juta lembar saham dengan nilai sekitar Rp 514 juta.

Secara rinci, pada 12 Maret 2026, Johan memborong 200 ribu saham SIDO di harga Rp 510 senilai Rp 102 juta, lalu 300 ribu saham di harga Rp 515 senilai Rp 154,5 juta.

Selanjutnya, pada 13 Maret 2026, Johan kembali menambah kepemilikan dengan membeli 500 ribu saham di harga Rp 515 dengan total nilai Rp 257,5 juta.

Setelah transaksi tersebut, kepemilikan saham Johan meningkat menjadi 2.857.068 lembar atau setara 0,01%, dari sebelumnya 1.857.068 saham atau 0,006%. YCM

Sumber : Investor.id. Kantor PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO). (Foto: Sido Muncul)