Kolaborasi antar pihak dinilai akan melahirkan karya seni yang kuat dan bermakna bagi insan kebudayaan.
Kerjasama antara pemerintah, dunia swasta dan seniman budayawan akan mengokohkan jati diri sebuah kota, seperti halnya Kota Banjarmasin yang tahun ini akan merayakan 500 tahun usianya.
“Kami siap kolaborasi dengan teman-teman pelukis. Mungkin dengan dinas pendidikan juga untuk mengenalkan dunia seni sejak usia dini,” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin Ibnu Sabil, Selasa (20/1/2026).
Ia mengungkapkan itu dalam “Gelar Kolaborasi Seniman dan Cafe Diskusi di Banjarmasin: Meraih Peluang di Awal Tahun”, di Kopi Tradisi, Jalan A Yani Km 5.
Banjarmasin, sebagaimana ditambahkan Kabid Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Widya Pelissa, memiliki calender event pariwisata tetap. Salah satunya tiap September pada momen perayaan Hari Jadi Kota Banjarmasin.
“Kita memiliki program kegiatan dan tahun ini pada Hari Jadi Banjarmasin ke-500 kita kembali melaksanakan Banjarmasin Art Week (BAW) di Rumah Anno. Kita menyiapkan ruangan untuk para pelukis seperti tahun sebelumnya dan sudah melakukan beberapa kali kolaborasi dengan teman-teman pelukis” ujarnya.
Acara diskusi di Kopi Tradisi dihadiri Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda, pengusaha, pelukis, penyanyi dan pengusaha kafe.
“Kami ingin jadi bagian dari pariwisata. Suatu kerinduan jika ada acara melukis bersama di kota Banjarmasin,” ujar Kris Imanu, pelukis yang turut memamerkan dua karyanya di Kopi Tradisi.
“Kita dari kalangan pengusaha siap meningkatkan kebudayaan,” ujar Ketua Kadin Kota Banjarmasin M Akbar Utomo. AB
