Lukisan khusus akan dijadikan suvenir acara-acara tertentu Pemerintah Kota Banjarmasin. Selama karya seni itu bertema Banjarmasin dan kedaerahan Kalimantan Selatan, memiliki peluang pasar untuk menjangkau kalangan lebih luas.
“Selain sasirangan, lukisan juga bisa kita jadikan suvenir, misalnya dalam acara-acara pisah sambut dan lainnya. Ulun (saya) akan meminta Dekranasda Kota Banjarmasin memberi ruang untuk pian-pian (pelukis) menaruh lukisan di sana,” ujar Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda, Selasa (20/1/2026).
Hal itu diungkapkan Ananda pada “Gelar Kolaborasi Seniman dan Cafe Diskusi di Banjarmasin: Meraih Peluang di Awal Tahun, di Kopi Tradisi, Jalan A Yani Km 5.
Ananda menyatakan ia akan meminta Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin berkomunikasi dengan kalangan perhotelan (PHRI) untuk memberi space kepada pelukis.
“Selama harga (karya lukis) bersaing, ulun pikir mereka (PHRI) akan menerima dan menghargai karya,” pungkas Ananda.

Penyelenggara Acara Gelar Kolaborasi Seniman dan Cafe Diskusi di Banjarmasin, Sukhrowardi menyebutkan kegiatan itu dilaksanakan untuk menjembatani pelukis dan seniman lainnya menampilkan karya terbaiknya di ruang yang lebih luas.
“Kegiatan ini juga merupakan upaya kita menghidupkan geliat pariwisata kota bekerja sama dengan pengusaha kafe, pelukis, seniman penyanyi, dunia swasta dan pemerintah. Ini kolaborasi kita di awal tahun,” katanya. AB
