Ratusan pekerja PT Karunia Alam Segar selaku produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur (Jatim) dikabarkan sedang dirumahkan.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menduga langkah ini diduga sebagai upaya perusahaan menghindari pembayaran upah dan THR jelang Lebaran.

“Baru-baru ini kita mendengar pabrik Mie Sedaap merumahkan karyawannya sebelum Lebaran untuk menghindari pembayaran THR. Nanti habis Lebaran baru dipanggil ulang untuk masuk kembali,” kata Said, alam konferensi pers yang dilakukan secara online, Selasa (24/2/2026).

Said mengaku informasi ini didapat dari laporan langsung para pekerja terkait ke pusat pelaporan yang dikelola Partai Buruh dan KSPI, Posko Orange. Di mana langkah ini menurutnya adalah modus terbaru yang digunakan perusahaan untuk menghindari kewajiban administrasi dan finansialnya kepada para pekerja.

“Posko Orange Partai Buruh sudah menerima laporan itu. Jadi mereka di WhatsApp tiba-tiba dalam beberapa waktu yang lalu bahwa mereka ada yang diputus kontraknya, ada juga yang dirumahkan,” paparnya.

“Ya karena dia karyawan outsourcing dan juga ada sebagian karyawan kontrak langsung ke perusahaan, dirumahkan dulu sehingga gajinya nggak dibayar menjelang Lebaran dan THR tidak perlu dibayar oleh perusahaan,” sambung Said.

Selain itu, Said juga menyangkal pernyataan perusahaan yang mengatakan jika langkah untuk merumahkan sebagian karyawan ini tidak berkaitan sama sekali dengan isu pembayaran THR dan upah jelang Lebaran.

Karena menurut Said terlepas dari alasan perusahaan, saat para pekerja dirumahkan sebulan jelang Hari Raya Lebaran, mereka berpotensi tidak mendapatkan THR hingga upah bulanan secara penuh.

“Konsekuensinya karena dirumahkan dia tidak dapat THR, itu faktanya. Memang tidak ada hubungannya dengan PHK, tidak PHK, tapi lebih kepada hubungannya adalah modus perusahaan menghindari pembayaran THR. Jadi mereka menghindari pembayaran THR dan membayar upah buruh menjelang Lebaran, itu fakta. Jadi antara ucapan personalia perusahaan Mie Sedaap dengan karyawan Mie Sedaap yang mengadu kepada Posko Orange berbeda,” ucapnya.

Produsen Mie Sedaap Buka Suara
Dalam catatan detikcom, sebelumnya viral di media sosial kabar PT Karunia Alam Segar selaku produsen Mie Sedaap di Gresik merumahkan 400-500 karyawannya jelang Lebaran.

Human Resources & General Affairs PT Karunia Alam Segar Peter Sindaru membantah kabar miring tersebut. Peter mengatakan keputusan merumahkan karyawan tersebut dilakukan sebagai bagian dari dinamika operasional industri manufaktur padat karya.

Peter mengatakan, dalam praktik operasional perusahaan bekerja sama dengan penyedia jasa tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan tambahan tenaga kerja pada periode tertentu. Ketika kebutuhan produksi menurun, dilakukan penyesuaian kembali.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan perusahaan akan memenuhi seluruh kewajiban administratif dan finansial kepada pihak penyedia jasa tenaga kerja sesuai perjanjian kerja sama yang berlaku. Termasuk kewajiban yang berkaitan dengan hak-hak pekerja, seperti pembayaran THR.

“Termasuk kewajiban yang berkaitan dengan hak-hak pekerja, seperti pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) sebagaimana yang telah disepakati dalam mekanisme kerja sama tersebut,” ujar Human Resources & General Affairs PT Karunia Alam Segar Peter Sindaru kepada detikcom, Senin (23/2/2026).

Sumber : detik. Said Iqbal. Foto: Kurniawan/detikcom