Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menggelar program Mudik Gratis Angkutan Lebaran pada Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi menggunakan sepuluh armada Bus Damri.

“Tradisi mudik menjelang lebaran Idul Fitri merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk kembali ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga. Kegiatan mudik sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia yang sudah berlaku lama,” ujar Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang saat melepas keberangkatan pemudik di Kantor Gubernur Kaltara, Tanjung Selor, Bulungan, Rabu (18/3/2026).

Kalau lebaran atau tahun baru, kata Gubernur, itu sering digunakan oleh keluarga yang jauh dari kampung untuk mudik berkumpul bersama keluarga di kampung

Dia mengatakan, saat lebaran mobilitas aktivitas masyarakat meningkat signifikan sehingga potensi menimbulkan kepadatan lalu lintas serta berisiko kecelakaan di jalan.

Oleh karena, lanjutnya, Pemprov Kaltara memandang perlu menghadirkan kebijakan pelayanan transportasi yang aman, nyaman dan terjangkau bagi masyarakat, katanya.

Pemprov Kaltara melalui Dinas Perhubungan mengadakan program mudik gratis sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, katanya.

“Dengan hadirnya program ini merupakan bentuk kepedulian tanggung jawab sosial pemerintah dalam menghadirkan pelayanan transportasi yang aman, nyaman dan terjangkau,” ungkapnya.

Tahun ini, kata Gubernur, Pemprov Kaltara menyiapkan kuota sebanyak 500 penumpang bus. Namun berdasarkan laporan dari Kepala Dinas Perhubungan hingga keberangkatan hanya 161 yang konfirmasi mudik.

“Kita selalu komitmen setiap tahun melaksanakan mudik gratis dan di tahun 2026 ini kita siapkan kuota 500. Ternyata mungkin yang pulang lebih banyak duluan sehingga hanya 161 yang ikut dalam kegiatan ini,” katanya.

Gubernur juga memastikan tahun depan program yang sangat baik untuk masyarakat ini tetap dilaksanakan.

Ia meminta Sekretaris Provinsi dan Kepala Dinas Perhubungan Kaltara untuk memperluas jangkauan rute tidak hanya di sekitar Kaltara, tapi bisa mencapai Kalimantan Timur.

“Mudah-mudahan kita dipertemukan lagi bulan Ramadan yang akan datang oleh Allah SWT,” ucapnya berdoa.

Endah (45), pemudik yang ikut mudik gratis dengan tujuan Malinau mengaku merasa bahagia bisa mendapat fasilitas mudik gratis dari Pemprov Kaltara.

“Ini pertama kali saya ikut program mudik gratis. Sebelum berangkat kita dilayani pemeriksaan kesehatan gratis, kemudian ada dikasih bingkisan dan juga ada undian hadiah,” ungkapnya senang.

Nadin (19) juga mengaku bahagia mendapatkan kesempatan mudik gratis dan mendapat fasilitas pemeriksaan kesehatan secara gratis.

“Senanglah. Karena sudah dapat fasilitas mudik dan pemeriksaan secara gratis, dapat bingkisan lagi sama ada undian hadiah juga. Terima kasih Bapak Gubernur dan Pemprov Kaltara,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kaltara, Idham Chalid menyebutkan bahwa pihaknya menyediakan sepuluh unit bus yang telah melalui proses pemeriksaan kelaikan teknis yang dilaksanakan bersama Polda dan Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kaltara.

Selain itu, tambahnya, dilakukan juga pengecekan kesehatan dan tes urine bagi juri mudi. Di mana seluruh juri mudik tersebut dinyatakan sehat dan terbebas dari narkoba.

Semua ini, kata dia, dilakukan guna memastikan semua armada bus yang akan melayani pemudik telah memenuhi syarat keselamatan dan layak jalan. Serta juri mudi dan penumpang siap dan sehat untuk melanjutkan perjalanan.

“Mudik gratis tahun 2026 melayani delapan rute terdiri dari, rute Tanjung Selor-Tideng Pale, Tideng Pale-Tanjung Selor, Tanjung Selor-Malinau, Malinau-Tanjung Selor, Malinau-Tideng Pale, Tideng Pale-Malinau, Malinau-Salang, serta Salang – Malinau,” bebernya.

Total pendaftar hingga hari pemberangkatan mudik sebanyak 220 orang, namun kata dia setelah dikonfirmasi kembali sebanyak 59 orang telah membatalkan keikutsertaannya dan hanya 161 orang yang mudik.

Di antara 161 peserta, sebanyak 63 penumpang tujuan Malinau dan Tideng Pale akan dilepas secara resmi oleh Gubernur Kaltara. Sementara sisanya akan berangkat dari Tideng Pale, Malinau dan Salang sesuai tujuannya masing-masing.

“Sebagai informasi tambahan, Pemprov Kaltara juga menyiapkan kegiatan arus balik gratis dengan rute yang sama pada tanggal 23 Maret 2026 mendatang. Silakan mendaftar kembali untuk arus balik,” katanya.

Sumber : Antara. Foto : Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang melepas keberangkatan pemudik yang mengikuti program Mudik Gratis Angkutan Lebaran pada Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi Pemprov Kaltara di halaman Kantor Gubernur Kaltara, Tanjung Selor, Bulungan, Rabu. (Antara/Agus Salam)