Trip hampir 50-an pengusaha ke Pabrik Sido Muncul (PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul) di Jalan Soekarno Hatta No.41 Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, bersama Founder Disway, Dahlan Iskan menyisakan segudang cerita, Jumat 19 Juni 2026,

Rombongan terbaik dalam Explore Business with Dahlan Iskan, disambut hangat nan sederhana Direktur Utama Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat.

Para pelaku usaha dari berbagai sektor itu, terlihat antusias mendengarkan pengalaman hidup dua tokoh seumuran itu.

Apa yang dilontarkan duo gaek ini, menjadi pusat perhatian. Tak hanya sekadar menyimak, tapi juga mengutip ramuan kehidupan apa yang dipakai hingga dari tangan dingin menjadi obat herbal terbesar di dunia industri.

Pengalaman hidup serta falsafah keduanya tak jarang membuat kagum, karena memiliki kesamaan.

Trip diawali meninjau langsung Laboratorium Farmakologi Sido Muncul, Irwan Hidayat mengklaim fasilitas ini merupakan lab farmakologi pertama di industri jamu Indonesia.

“Laboratorium Farmakologi hanya Sido Muncul yang punya. Lah ini ditujukan untuk uji praklinis efek khasiat dan keamanan bahan herbal,” ungkap Irwan Hidayat.

Lab ini dibangun sebagai upaya pengujian terhadap produk-produk Sidomuncul.

Irwan menyebutkan, Laboratorium yang baru saja diresmikan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia Prof. dr. Taruna Ikrar, M. Biomed., MD., Ph.D. Direktur Utama Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, pada Selasa 9 Juni 2026 lalu itu, bisa menghasilkan produk-produk bahan alam yang berkhasiat dan aman bagi masyarakat.

“Jadi kalau ada yang mengaku sakit ginjal/batu ginjal karena minum produk kami, kami siap lakukan uji Laboratorium,” ungkap Irwan Hidayat.

Direktur Utama Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat dan Founder Disway Dahlan Iskan saat mengawal 50 pengusaha ke Pabrik Sido Muncul di Ungaran, Jumat 19 Juni 2026. Foto : Erna Yunus Basri

Usai beberapa saat melihat dari dekat, kondisi Laboratorium, Irwan Hidayat dan Dahlan Iskan kembali menjadi gaet dadakan.

Keduanya melanjutkan perjalanan ke beberapa titik produksi kawasan Sido Muncul.

Irwan bahkan tak keberatan para pengusaha memotret dari dekat tempat usaha yang tak sedikit merasa ‘keder’ untuk mendekat.

“Tak jarang kan ada pengusaha yang keberatan tempat usahanya di foto dari dekat, tapi kalau saya silakan. Bagikan seluas-luasnya, informasikan kepada masyarakat,” terang Irwan Hidayat.

Trip dilanjutkan ke kawasan Agrowisata Sido Muncul. Ditempat ini, puluhan pengusaha lagi-lagi mendapatkan satu ilmu berharga dari dua tokoh nasional itu.

Irwan menilai, ide bisnis trip dari Dahlan Iskan adalah (ide) cemerlang. Selain melihat dari dekat kondisi Sido Muncul, Irwan Hidayat berharap ada yang bisa ditiru.

“Mudah-mudahan ada yang bisa ditiru, (bukan hanya ilmu), tapi (juga) pengalaman hidup,” tegas saat ditemui khusus Disway Jateng.

Bahkan, kawasan Sido Muncul disebutkan Irwan Hidayat setiap bulannya dikunjungi hampir 8000 orang karena menjadi titik central para pelajar, pelaku usaha hingga kunjungan biasa untuk belajar.

Satu hal penting diselipkan Irwan Hidayat, jika sebagai manusia harus bisa bermanfaat kepada manusia lainnya.

Sementara, Founder Disway Dahlan Iskan sempat mengenang satu momen ketika dirinya mendapat satu kesempatan menanam pohon kayu manis di area Agrowisata Sido Muncul.

“Di tempat yang begini indah, saya dulu pernah menanam pohon kayu manis,” kenang Dahlan Iskan.

Abah Dahlah Iskan pun mencoba menarik satu kesimpulan dari trip di Sido Muncul, jika seseorang bisa mencintai hewan.

“Kalau ada orang, kepada binatang saja sayang, masak akan mencelakakan manusia. Maka kepada manusia pasti juga sayang,” ujarnya.

Ia berharap, trip ke Sido Muncul bermanfaat bagi pelaku usaha dalam berani mengambil resiko meski harus diwarnai jatuh bangunnya. YCM

Sumber : diswayjateng.id. Direktur Utama Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat dan Founder Disway Dahlan Iskan. (Foto : Erna Yunus Basri)