Pada zaman dulu bertani masih merupakan profesi yang banyak menghasilkan harta. Apalagi bagi mereka yang
Lomba balap jukung (perahu) kembali digelar di sungai Martapura, Banjarmasin. Acara tahunan di bulan Agustus
Wadai Khu adalah penganan khas Tionghoa simbol panjang umur. Berwarna merah dan bercetak motif kura-kura,
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan acara Nonton Bareng Film Syekh Muhammad Arsyad
Kata bajingan sudah telanjur dimaknai dengan makna yang negatif. Padahal jika menelusuri sejarah awal kemunculan
Tionghoa atau Cina. Mana yang lebih familiar bagi Anda? Ada anggapan dan penilaian penyebutan Cina
Seorang anak kecil tiba-tiba masuk ke kamar pemilik bengkel keturunan Tionghoa di kawasan Pasar Lama
Jejak keemasan bisnis perkaretan di banua (Kalimantan Selatan) bisa dipantau bersamaan kehadiran orang-orang Tionghoa Banjar.
Banjar Kalimantan zaman bahari (zaman dulu) memiliki tempat-tempat yang dianggap angker. Kepercayaan itu setidaknya masih
“Dangar-dangar kami bahiau, Dangar-dangar kami manyaru, Ikam turun dikukus manyan, Ikam turun dikukus dupa. Dangar-dangar
