Pakar kecerdasan buatan (AI) memperingatkan bahwa persaingan ketat di antara raksasa teknologi dapat meningkatkan penyalahgunaan
Teknologi kecerdasan buatan (AI) China bernama DeepSeek belakangan mencuri perhatian publik. DeepSeek merilis model AI
CEO Meta Mark Zuckerberg ikut mengomentari kehadiran DeepSeek yang jadi fenomena belakangan ini. Ia blak-blakan
Selama setahun terakhir, banyak video di YouTube yang menyelami sisi gelap Korea Selatan. Video tersebut
Dunia Artificial Intelligence (AI) kedatangan pemain baru. Perusahaan China bernama DeepSeek berhasil dilirik banyak orang,
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan raksasa teknologi Microsoft membuka pembicaraan untuk mengakuisisi TikTok, pada
Google Search sempat menjadi andalan masyarakat dunia selama bertahun-tahun. Bahkan, karena sangat populer Google juga
Perusahaan semakin banyak yang mengeluarkan anggaran untuk penggunaan artificial intelligent (AI), bahkan dibanding untuk penggunaan
Crazy Rich India pemilik raksasa telekomunikasi Reliance Jio, Mukesh Ambani, ketar-ketir dengan kehadiran internet berbasis
Aturan Digital Service Act (DSA) yang mengatur operasional raksasa teknologi di kawasan Uni Eropa memaksa
