Pernahkah Anda mengunjungi pasar tertua di Banjarmasin warisan zaman kolonial?
Pasar Lama ia disebut. Denyut Pasar Lama mulai bergerak dari dini hari seolah tanpa henti.
Salah satu warga lawas Pasar Lama adalah Warung Hallo. Lokasinya di muara pasar, di sebelah kantor pos polisi. Warung teh dan makanan ini cikal bakalnya sudah ada sejak tahun 60-an.
Usai shalat Subuh, jamaah di langgar atau masjid seputaran Pasar Lama akan berebut mengisi bangku-bangku warung. Pemiliknya selalu menyapa konsumen dengan ucapan: Hallo! dan disambung bertanya pesanan minuman apa yang diinginkan. Kicau cerita pun berhamburan dari segala sudut. Membahas keseharian hingga kabar politik nasional.
Bibi-bibi sayur, ayam potong dan pedagang lainnya juga bergerak sebelum dan usai waktu ibadah Subuh. Transaksi pun terjadi sejak dari bayangan malam belum pergi.
Agak siang sekitar jam sembilan-sepuluh para pedagang kanvas menambah semarak rutinitas Pasar Lama. Aktivitas bongkar muat dari pick up ke becak membawa muatan barang dagangan dari perusahaan distributor ke kios lapak penjual.
Para pedagang mulai berkemas ketika waktu menuju jarum jam lima sore. Sebagian bertahan menunggu rezeki-rezeki penutup hingga menit-menit terakhir menjelang senja.
Malam tiba. Aktivitas pedagang makanan berjualan nasi bungkus (nasi kuning), mie instan, kue dan kopi memperpanjang nafas kehidupan Pasar Lama.
Sudahkah Anda ke Pasar Lama? BA
