PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk menerima penghargaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai Pelopor Herbal Indonesia.
Penghargaan tersebut diberikan pada malam Inauguration Night 25th BPOM di Auditorium Gedung Merah Putih BPOM, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaannya untuk terus menjadi penjaga marwah jamu yang aman.
Menurut Irwan, Sido Muncul telah mampu membuktikan bahwa produknya aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.
“Karena kami yang menerapkan pertama kali jamu yang berbasis ilmiah. Jadi keamanannya bisa dibuktikan, khasiatnya bisa dibuktikan,” kata Irwan, Sabtu (31/1/2026).
Sebagai produsen jamu dan obat herbal modern, Irwan mengatakan seluruh produk Sido Muncul telah melalui proses audit yang ketat. Seluruh tahapan produksi berbasis ilmiah, memenuhi standar yang dipersyaratkan, serta dilengkapi sertifikat analisis pada setiap produknya.
“Produknya itu diperiksa. Setiap batch diambil dulu sebelum dijual,” kata dia.
Sementara itu, Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi perusahaan dalam mengawal keamanan obat herbal. “Kemudian misalnya Sido Muncul kami beri penghargaan karena dia juga mengawal sebagai obat-obatan,” kata Taruna.
Dalam konteks pemberian penghargaan, Taruna menjelaskan bahwa tujuannya adalah untuk memperkuat edukasi, komunikasi, dan penyebaran informasi kepada masyarakat.
Ia menekankan pentingnya partisipasi semua pihak yang bertumpu pada tiga pilar utama, yakni industri, pemerintah, dan masyarakat. Menurut Taruna, tantangan di bidang pengawasan obat dan makanan sangat besar dan berisiko apabila tidak dikawal secara ketat.
Selain Sido Muncul, terdapat sejumlah perusahaan dan lembaga lain yang juga menerima penghargaan dari BPOM. Pada kategori media, penghargaan diberikan kepada TEMPO, Detik.com, dan TV One. Sementara pada kategori bisnis, penerima penghargaan antara lain PT Munik Sari Mandiri, PT Etana Biotechnologies Indonesia, PT Nose Herbal Indonesia, PT Paragon Technology and Innovation, dan PT Dexa Medica.
Selain itu, BPOM juga memberikan penghargaan kepada unsur penegakan hukum, yakni kepolisian, atas perannya dalam mendukung pengawasan dan penindakan di bidang obat dan makanan. YCM
Sumber : Tempo. Foto : Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat (kedua kanan) menerima penganugerahan dari Kepala BPOM RI Taruna Ikrar, dengan kategori Pelopor Herbal Indonesia dalam rangka peringatan HUT Ke-25 BPOM RI, di Auditorium Gedung Merah Putih BPOM, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/ 2026). TEMPO/Abdul Karim
