Bekas rumah masa kecil legenda sepak bola dunia, Diego Armando Maradona, di Argentina kini memiliki fungsi yang jauh berbeda dari sebelumnya.
Bangunan sederhana yang dulu menjadi saksi awal kehidupan sang bintang, kini berubah jadi dapur umum untuk melayani warga sekitar yang membutuhkan.
Ratusan orang setiap minggu mengantre untuk mendapatkan makanan di lokasi yang tidak biasa, yakni rumah tempat Maradona dilahirkan. Rumah tersebut berada di Villa Fiorito, kawasan miskin di pinggiran Buenos Aires, Argentina.
Dilansir dari Reuters, meski memiliki nilai historis tinggi, rumah itu kini bukan lagi milik keluarga Maradona.
Setelah Maradona wafat pada 2020 akibat serangan jantung, kepemilikan rumah berpindah tangan. Pemilik saat ini meminjamkan halaman rumah untuk kegiatan sosial berupa dapur umum.
Kegiatan memasak dilakukan oleh para relawan yang memanfaatkan halaman rumah sebagai dapur untuk memproduksi makanan. Mereka memasak untuk dibagikan kepada warga sekitar yang sebagian besar berasal dari kalangan pekerja.
Di bagian dinding depan rumah, terdapat mural bergambar sosok Maradona. Elemen ini seolah memperkuat nilai emosional properti tersebut, yang kini tidak hanya menjadi bangunan bekas hunian legendaris sepak bola, tetapi juga ruang sosial.
Kondisi ini terjadi di tengah dinamika ekonomi Argentina. Berdasarkan laporan Reuters, data resmi menunjukkan angka kemiskinan turun menjadi 28,2 persen pada enam bulan terakhir di 2025, dari sebelumnya 52,9 persen pada enam bulan pertama di 2024, saat kebijakan ekonomi mulai diterapkan oleh Presiden Javier Milei.
Meski terjadi penurunan signifikan, sejumlah pihak menilai kondisi ekonomi belum sepenuhnya stabil. Kebijakan penghematan pemerintah berdampak pada berkurangnya tenaga kerja dan penurunan daya beli masyarakat akibat pemangkasan subsidi.
Dampak tersebut dirasakan langsung oleh warga Villa Fiorito. Pengelola dapur umum, Leonardo Fabian Alvarez, mengatakan bahwa permintaan makanan justru meningkat.
“Jelas sekali orang-orang kehilangan pekerjaan. mereka datang ke antrean, mengambil makanan, dan mengambil apa yang kami berikan kepada mereka,” ujarnya dikutip dari Reuters.
Dapur umum di rumah masa kecil Diego Maradona muncul dari inisiatif sukarelawan yang memanfaatkan halaman rumah yang dipinjamkan pemilik saat ini. Kehadirannya menjadi respons atas meningkatnya kebutuhan pangan warga, seiring banyaknya masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat kondisi ekonomi.
Sebagai informasi, rumah masa kecil Maradona telah ditetapkan sebagai situs bersejarah nasional oleh pemerintah Argentina pada 2021.
Kini, bangunan tersebut tidak hanya menjadi simbol kejayaan masa lalu, tetapi juga bukti nyata bagaimana properti legendaris dapat bertransformasi menjadi ruang yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Sumber : detik. Halaman bekas rumah masa kecil Dieogo Maradona jadi dapur umum. Foto: REUTERS/Miguel Lo Bianco
