Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) Irwan Hidayat kembali membeli saham SIDO pada akhir April 2026.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Jumat (24/4/2026), Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat membeli 500.000 saham SIDO dengan harga Rp 505 per saham pada 20 April 2026. Dengan demikian, nilai transaksi pembelian saham SIDO itu sebesar Rp 252,50 juta.

“Tujuan transaksi investasi dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip.

Setelah transaksi pembelian saham SIDO, Irwan total memiliki 4.279.400 saham SIDO atau setara 0,014%. Sebelumnya, Irwan menggenggam 3.779.400 saham SIDO atau setara 0,013%.

Sebelumnya, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mencatat kinerja keuangan positif sepanjang 2025. Perseroan meraih pertumbuhan penjualan dan laba.

Mengutip laporan keuangan dalam keterbukaan informasi BEI, perseroan mencatat penjualan Rp 4,07 triliun pada 2025, naik 4,09% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 3,91 triliun.

Beban pokok penjualan bertambah 5,96% menjadi Rp 1,71 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 1,61 triliun. Seiring hal itu, laba bruto naik 2,78% menjadi Rp 2,36 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 2,30 triliun.

Perseroan mencatat laba usaha naik 4,93% menjadi Rp 1,54 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 1,47 triliun.

Seiring hal itu, perseroan meraup laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 4,96% menjadi Rp 1,22 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 1,17 triliun.

Perseroan mencatat laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp 41,36 pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 39,03. YCM

Sumber : Liputan 6. Foto : Direktur Utama Sido Muncul, Irwan Hidayat di Pabrik Sido Muncul.