Kepala Satuan Kepolisian Perairan dan Udara Polres Tanah Bumbu, jajaran Polda Kalimantan Selatan, Ipda Akhmad Ubaidillah, mengajak kepada seluruh masyarakat atau komunitas para pemancing di “Bumi Bersujud” agar lebih bijaksana dalam melaksanakan aktivitas menangkap ikan di laut maupun di sungai.
“Stop destructive fishing, mari kita jaga kelestarian habitat ikan air tawar maupun air asin, jangan sampai habitat itu rusak hanya karena ulah segelintir orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Ipda Akhmad Ubaidillah, di Batulicin, Sabtu (18/7/2026).
Ia menerangkan bahwa kegiatan destructive fishing atau penangkapan ikan menggunakan bahan, alat, atau cara yang merusak sumber daya ikan dan lingkungan perairan seperti bahan peledak, racun, atau setrum sangat tidak dianjurkan.
Praktik ini dapat membunuh semua biota termasuk anakan ikan serta menghancurkan terumbu karang yang menjadi habitat Utama.
Ubaidillah juga mengajak masyarakat apabila ada melihat ada pelaku illegal fishing, jangan ragu untuk melapor kantor polisi agar ditindak oleh petugas sesuai dengan aturan.
“Mari kita sama-sama menjaga, merawat sungai dan laut kita. Karena kekayaan alam bukan hanya untuk saat ini, tapi juga untuk generasi penerus kita,” pasan Kasat Polairud yang akrab disapa Bang Ubai.
Ubai melanjutkan, banyak cara menangkap ikan agar biota atau habitatnya tidak punah, yakni menggunakan alat tangkap ramah lingkungan (seperti pancing atau bubu).
Penangkap ikan juga harus bisa menargetkan spesies tertentu untuk mencegah tangkapan sampingan, serta mengembalikan ikan yang terlalu kecil atau sedang bertelur. Praktik ini memastikan populasi ikan dan ekosistem tetap terjaga.
Ia juga berpesan kepada para masyarakat khususnya para pemancing, agar tidak buang puntung rokok sembarangan mengingat saat ini memasuki musim kemarau sehingga puntung rokok yang masih ada bara apinya berpotensi dan memicu terjadi kebakaran lahan dan hutan.
“Pemancing sejati bukan yang paling banyak mendapatkan ikan, tetapi mereka yang dapat menjaga habitat ikan tetap ada,” tutupnya.
Sumber : Antara. Foto : Anggota Satpolairud Polres Tanha Bumbu dan komunitas pemancing mengajak masyarakat “Bumi Bersujud” agar lebih bijaksana dalam menangkap ikan untuk menjaga kelestrian alam. (Antara/Sujud Mariono)
