Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, melakukan kurasi yang difokuskan pada produk pangan dan kriya dari usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) daerah setempat sebagai upaya meningkatkan kualitas, nilai tambah, serta daya saing produk unggulan daerah.
Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin Hj Neli Lestriani di Banjarmasin, Kamis (6/8/2026), mengungkapkan, kurasi atau proses penilaian merupakan tahapan penting dalam meningkatkan kualitas produk UMKM agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Melalui proses kurasi, kita tidak hanya menilai dari sisi estetika, tetapi juga memperhatikan kualitas, inovasi, nilai budaya, serta potensi pasar setiap produk yang dihasilkan,” ujarnya.
Menurut Neli, kegiatan kurasi mitra Dekranasda tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus pembelajaran bagi para pelaku UMKM agar terus melakukan perbaikan dan inovasi secara berkelanjutan.
Dia mengatakan, Dekranasda memiliki peran strategis dalam membina dan memberdayakan para pengrajin, sekaligus melestarikan warisan budaya daerah melalui pengembangan produk-produk lokal yang berkualitas.
Oleh karena itu, lanjut Neli, kurasi menjadi salah satu langkah nyata untuk memastikan produk unggulan Kota Banjarmasin memenuhi standar mutu yang semakin baik dan memiliki daya saing yang kuat, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam mengembangkan potensi kerajinan daerah, seperti pembuatan kain Sasirangan, anyaman purun dan lain sebagainya.
“Saya mengajak kita semua untuk terus bersinergi, berkolaborasi, dan berinovasi dalam mengembangkan potensi kerajinan daerah, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat identitas budaya kita,” ujarnya.
Sumber : Antara. Foto : Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin Hj Neli Listriani saat meninjau sebagian produk pangan UMKM yang mengikuti kegiatan kurasi mitra Dekranasda, di Banjarmasin, Kamis (6/8/2026). (Antara/Sukarli)
