PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) melalui produk unggulannya Tolak Angin kembali menunjukkan kepedulian sosial perusahaan dengan menggelar program operasi katarak gratis.
Bekerja sama dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Cabang Yogyakarta, bakti sosial ini sukses dilaksanakan di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sabtu (12/7/2026).
Kegiatan kali ini diikuti 29 pasien gangguan penglihatan akibat katarak. Agenda ini merupakan bagian penting dari kampanye sosial berkelanjutan yang bertajuk “Tolak Katarak Bersama Tolak Angin”.
Inisiatif mulia tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian program operasi katarak yang lebih besar dengan target penanganan mencapai 135 mata secara bertahap.
Melalui kolaborasi aktif ini, Tolak Angin berkomitmen penuh untuk terus mendukung upaya pemerintah dan praktisi kesehatan dalam meningkatkan akses layanan kesehatan mata di berbagai daerah di Indonesia.
Pihak penyelenggara berharap melalui bantuan ini, semakin banyak masyarakat pra-sejahtera yang dapat memperoleh kembali kualitas penglihatan yang lebih baik.
Dengan pulihnya indra penglihatan, para pasien diharapkan bisa terbebas dari keterbatasan fisik akibat katarak dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara normal, mandiri, serta lebih produktif.
Komitmen tanpa henti yang ditunjukkan oleh Tolak Angin Sido Muncul ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sektor swasta lainnya untuk terus bergandengan tangan, mendukung program pemerintah, dan bersama-sama mewujudkan Indonesia bebas katarak.
Bagi Sido Muncul, penanggulangan masalah kebutaan akibat katarak bukanlah sekadar program formalitas tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang bersifat sesaat. Ini adalah gerakan kemanusiaan jangka panjang yang telah mendarah daging dalam visi bisnis dan kepedulian sosial mereka selama lebih dari 15 tahun.
Program operasi katarak gratis Sido Muncul pertama kali dicanangkan pada tahun 2011. Sejak saat itu hingga pertengahan tahun 2026, perusahaan jamu dan farmasi terkemuka ini telah berhasil mengoperasi lebih dari 57.000 mata pasien prasejahtera di berbagai wilayah di Indonesia.
Program ini secara konsisten hadir untuk mengisi celah penanganan medis yang belum terjangkau sepenuhnya oleh program jaminan kesehatan pemerintah.
Katarak sendiri merupakan penyakit degeneratif yang angkanya terus bertambah sekitar satu persen atau setara dengan 280.000 penderita baru setiap tahunnya di Indonesia.
Tanpa adanya tindakan operasi, gangguan penglihatan ini dapat berujung pada kebutaan permanen yang menurunkan produktivitas penderitanya.
Keberhasilan Sido Muncul dalam mempertahankan program sosial ini terletak pada model kolaborasi yang solid dengan berbagai instansi medis profesional.
Melalui kerja sama erat dengan Perdami di tingkat daerah maupun pusat, serta rumah sakit terpercaya seperti RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sido Muncul memastikan setiap pasien mendapatkan tindakan medis terbaik dari dokter spesialis mata dengan peralatan modern.
Langkah kolaboratif ini sangat penting dalam memperluas jangkauan deteksi dini dan tindakan operasi, mengatasi kendala administratif, serta memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa tindakan operasi katarak berjalan aman dan tidak menyakitkan. YCM
Sumber : Warta Jogja. Foto : Operasi katarak gratis Tolak Angin Sido Muncul dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Cabang Yogyakarta, di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sabtu (12/7/2026).
